HANDOUT SIMULASI
STRATEGI PEMBELAJARAN TEKA-TEKI
SILANG
(CROSSWORD
PUZZLE)
Disusun
guna memenuhi tugas
Mata
kuliah : Strategi Belajar Mengajar
Dosen
Pengampu : Rahmat Kamal, M.Pd.I
Disusun
oleh:
Muthi’ul
Ummah (2023213003)
Kelas
L / PGMI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
JURUSAN TARBIYAH/PGMI
TAHUN 2014
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Mengajar bukan semata persoalan
menceritakan, dan belajar bukan
merupakan konsekuensi otomatis dari penuangan informasi ke dalam
benak siswa, belajar merupakan
keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri,
penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar
yang optimal, karenanya diperlukan suatu strategi yang dapat mendukung
atau meningkatkan keberhasilan dalam
proses pembelajaran. [1]
Dalam memilih suatu strategi,
hendaknya dapat mengajak peserta didik
untuk belajar secara aktif. Ketika peserta didik pasif atau hanya menerima pelajaran
dari guru, ada kecenderungan untuk cepat melupakan pelajaran yang telah diberikan. Strategi
merupakan suatu rencana tentang cara-cara pendayagunaan dan penggunaan potensi
dan sarana yang ada untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi.[2]
Oleh karena itu dalam proses
pembelajaran terdapat beberapa strategi pembelajaran, salah satunya adalah
strategi Teka Teki Silang (TTS). Disini guru dapat menerapkan strategi
pembelajaran teka teki silang sebagai model pembelajaran yang di terapkan
kepada siswa sebagai trategi pembelajaran yang aktif yang efektif dan efisien
untuk diterapkan kepada siswa.
B.
Rumusan Masalah
Dari latar belakang tersebut saya dapat merumuskan beberapa masalah
sebagai berikut :
a.
Apa pengertian strategi pembelajaran teka-teki
silang ?
b.
Bagaimana langkah-langkah strategi pembelajaran
teka-teki silang ?
c.
Bagaimana karakteristik materi yang sesuai
dengan menggunakan strategi pembelajaran teka-teki silang ?
d.
Bagaimana penerapan strategi pembelajaran
teka-teki silang dalam kegiatan pembelajaran ?
C.
Tujuan Masalah
Berdasarkan
rumusan masalah diatas, dapat dijelaskan tujuan masalah sebagai berikut :
a.
Dapat menjelaskan pengertian strategi
pembelajaran teka-teki silang.
b.
Dapat menjelaskan langkah-langkah dalam
pelaksanaan strategi pembelajaran teka-teki silang.
c.
Dapat menjelaskan karakteristik materi yang
sesuai dengan strategi pembelajaran teka-teki silang.
d.
Dapat menjelaskan penerapan strategi
pembelajaran teka-teki silang dalam kegiatan belajar mengajar.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Konsep Dasar Strategi
Pembelajaran Teka Teki Silang (TTS)
a.
Pengertian Strategi Pembelajaran Teka Teki
Silang
Crossword
Puzzle yaitu suatu permainan Teka-Teki (Puzzle) Silang atau sejenisnya yang berguna untuk
mempelajari pola pikir, pemikiran, system pendekatan serta pemecahan masalah
secara umum. Jadi, strategi pembelajaran
Crossword Puzzle adalah suatu strategi
yang menggunakan permainan Teka-Teki Silang dalam pembelajaran aktif
(Active Learning) yang dikembangkan oleh Melvin Silberman.
Strategi pembelajaran ini melibatkan aktivitas
kerjasama yang digunakan untuk
mengajarkan konsep, karakteristik, klasifikasi, fakta tentang benda,
atau menilai informasi. Gerak fisik yang
ada didalamnya dapat membantu menggairahkan atau memotivasi peserta didik yang
merasa penat.
b.
Langkah-langkah
Strategi Pembelajaran Teka Teki Silang (Crossword puzzle)
Adapun langkah pembelajaran strategi pembelajaran Crossword Puzzle
adalah sebagai berikut :
a)
Langkah
pertama adalah mencurahkan gagasan (Brainstorming) beberapa istilah atau nama-nama kunci yang
berkaitan dengan pelajaran studi yang
telah anda selesaikan.
b)
Susunlah
Teka-Teki Silang sederhana yang mencakup item-item sebanyak yang anda peroleh. Hitamkan kotak
yang tidak anda perlukan ( catatan: jika
terlalu sulit untuk membuat Teka-Teki Silang, diselingi dengan item-item yang
menyenangkan, yang tidak berkaitan dengan pelajaran).
c)
Buatlah
contoh-contoh item-item silang gunakan diantara macam- macam berikut ini :
·
Definisi
Pendek (Tes yang digunakan untuk menentukan reliabilitas).
·
Kategori
yang sesuai dengan item.
·
Contoh
( frase a pleasant peace adalah contoh untuk ini…)
·
Lawan
kata ( lawan dari demokrasi)
·
Bagikan
Teka-Teki Silang ini kepada peserta didik baik secara individu maupun kelompok.
d)
Tentukan
batasan waktu.[3]
c.
Karakteristik
materi yang cocok dalam menggunakan strategi pembelajaran Teka Teki Silang
(Crossword puzzle) sebagai berikut :
Pembelajaran Crossword Puzzle ini sangat cocok diterapkan pada
materi yang bersifat teori yang berbentuk pengenalan suatu alat maupun
nama-nama asing karena dalam pembelajaran ini siswa dilatih untuk mengingat,
memahami serta mencocokkan kata sesuai nama dan fungsi alat tersebut,
sebagaimana yang dikemukakan oleh Cahyo (2011:63) yaitu Pada dasarnya,
teka-teki silang merupakan kegiatan mengingat, mencari dan mencocokkan kata
yang pas-tidak hanya sesuai dengan jawabannya, tetapi juga jumlah kotak yang
disediakan.
Pembelajaran Crossword Puzzle dapat diterapkan sebagai salah satu
strategi di dalam pembelajaran seperti yang dikemukakan oleh Zaini (2008:71).
Teka-teki dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang baik dan
menyenangkan tanpa kehilangan esensi belajar yang sedang berlangsung.[4]
B.
Penerapan Strategi Pembelajaran Teka-teki Silang (Crossword puzzle)
Mata Pelajaran :
IPA / Sains
Kelas : IV (empat)
Semester :
II
Materi Pembelajaran : Perubahan Kenampakan Bumi dan Benda
Langit
Standar Kompetensi :
Memahami Perubahan Kenampakan
Permukaan Bumi dan Benda Langit
Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan Perubahan Kenampakan
Bumi
a.
Kegiatan Pembelajaran
1) Pendahuluan
Apersepsi dan Motivasi :
a) Guru menyampaikan imdikator dan kompetensi yang
diharapkan.
b) Memahami kembali peta konsep tentang perubahan kenampakan
bumi dan benda langit.
2) Kegiatan inti
a)
Guru mencurahkan gagasan beberapa istilah atau nama-nama kunci yang
berkaitan dengan pelajaran studi yang
telah di ajarkan.
b)
Guru membagi
siswa menjadi beberapa kelompok.
c)
Guru
membagikan kertas yang berisikan table teka-teki yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
d)
Guru
menentukan batasan waktu untuk siswa bekerja secara kelompok mengisi table
teka-teki tersebut.
3) Kegiatan
penutup
Menarik kesimpulan :
Guru
mengajak siswa untuk menyimpulkan materi atau soal-soal yang sudah di kerjakan
oleh siswa.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Dalam
memilih suatu strategi, hendaknya dapat mengajak peserta didik untuk belajar secara aktif . Strategi
merupakan suatu rencana tentang cara-cara pendayagunaan dan penggunaan potensi
dan sarana yang ada untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Oleh karena
itu dalam proses pembelajaran terdapat beberapa strategi pembelajaran, salah
satunya adalah strategi Teka Teki Silang (TTS).
Strategi pembelajaran Crossword
Puzzle adalah suatu strategi yang
menggunakan permainan Teka-Teki Silang dalam pembelajaran aktif (Active
Learning) yang dikembangkan oleh Melvin Silberman. Pembelajaran Crossword Puzzle ini sangat cocok
diterapkan pada materi yang bersifat teori yang berbentuk pengenalan suatu alat
maupun nama-nama asing.
DAFTAR PUSTAKA
Silberman Melvin L. 2009 .Active
Learning. Yogyakarta ; Pustaka Insan Madani
Zaini Hisyam, dkk, 2008 ,Strategi Pembelajaran Aktif, Yogyakarta:
Insan Madani
Sanjaya Wina, 2006, Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum
Berbasis Kompetensi, Jakarta:
Kencana Prenada Media Group,cet 2
file:///C:/Users/Oby/Documents/Downloads/1402-3161-1-SM.pdf
[1] Wina Sanjaya,
Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group,
2006),cet 2, h. 99.
[2] Hisyam Zaini,
dkk, Strategi Pembelajaran Aktif, (Yogyakarta: Insan Madani, 2008), h. xvii.
[3] Melvin
L Silberman, Active Learning, ( Yogyakarta ; Pustaka Insan Madani, 2009), 246
[4] file:///C:/Users/Oby/Documents/Downloads/1402-3161-1-SM.pdf

0 komentar:
Posting Komentar