• Enter Slide 1 Title Here

  • Enter Slide 2 Title Here

  • Enter Slide 3 Title Here

Rabu, 18 Februari 2015

HANDOUT SIMULASI STRATEGI PEMBELAJARAN TEKA-TEKI SILANG (CROSSWORD PUZZLE)


HANDOUT  SIMULASI
STRATEGI PEMBELAJARAN TEKA-TEKI SILANG
 (CROSSWORD PUZZLE)
Disusun guna memenuhi tugas
Mata kuliah : Strategi Belajar Mengajar
Dosen Pengampu : Rahmat Kamal, M.Pd.I
 





Disusun oleh:
Muthi’ul Ummah        (2023213003)
Kelas L / PGMI

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
JURUSAN TARBIYAH/PGMI
TAHUN 2014


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Mengajar bukan semata persoalan menceritakan, dan belajar bukan  merupakan konsekuensi otomatis dari penuangan informasi ke dalam benak  siswa, belajar merupakan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri,  penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang optimal, karenanya diperlukan suatu strategi yang dapat mendukung atau  meningkatkan keberhasilan dalam proses pembelajaran. [1]
Dalam memilih suatu strategi, hendaknya dapat mengajak peserta  didik untuk belajar secara aktif. Ketika peserta didik pasif atau hanya menerima pelajaran dari guru, ada kecenderungan untuk cepat melupakan  pelajaran yang telah diberikan. Strategi merupakan suatu rencana tentang cara-cara pendayagunaan dan penggunaan potensi dan sarana yang ada untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi.[2]
Oleh karena itu dalam proses pembelajaran terdapat beberapa strategi pembelajaran, salah satunya adalah strategi Teka Teki Silang (TTS). Disini guru dapat menerapkan strategi pembelajaran teka teki silang sebagai model pembelajaran yang di terapkan kepada siswa sebagai trategi pembelajaran yang aktif yang efektif dan efisien untuk diterapkan kepada siswa.

B.     Rumusan Masalah
Dari latar belakang tersebut saya dapat merumuskan beberapa masalah sebagai berikut :
a.       Apa pengertian strategi pembelajaran teka-teki silang ?
b.      Bagaimana langkah-langkah strategi pembelajaran teka-teki silang ?
c.       Bagaimana karakteristik materi yang sesuai dengan menggunakan strategi pembelajaran teka-teki silang ?
d.      Bagaimana penerapan strategi pembelajaran teka-teki silang dalam kegiatan pembelajaran ?

C.    Tujuan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah diatas, dapat dijelaskan tujuan masalah sebagai berikut :
a.       Dapat menjelaskan pengertian strategi pembelajaran teka-teki silang.
b.      Dapat menjelaskan langkah-langkah dalam pelaksanaan strategi pembelajaran teka-teki silang.
c.       Dapat menjelaskan karakteristik materi yang sesuai dengan strategi pembelajaran teka-teki silang.
d.      Dapat menjelaskan penerapan strategi pembelajaran teka-teki silang dalam kegiatan belajar mengajar.









BAB II
PEMBAHASAN
A.    Konsep Dasar  Strategi Pembelajaran Teka Teki Silang (TTS)
a.       Pengertian Strategi Pembelajaran Teka Teki Silang
Crossword Puzzle yaitu suatu permainan Teka-Teki (Puzzle) Silang  atau sejenisnya yang berguna untuk mempelajari pola pikir, pemikiran, system pendekatan serta pemecahan masalah secara umum.  Jadi, strategi pembelajaran Crossword Puzzle adalah suatu strategi  yang menggunakan permainan Teka-Teki Silang dalam pembelajaran aktif (Active Learning) yang dikembangkan oleh Melvin Silberman.
Strategi  pembelajaran ini melibatkan aktivitas kerjasama yang digunakan untuk  mengajarkan konsep, karakteristik, klasifikasi, fakta tentang benda, atau  menilai informasi. Gerak fisik yang ada didalamnya dapat membantu menggairahkan atau memotivasi peserta didik yang merasa penat.

b.      Langkah-langkah Strategi Pembelajaran Teka Teki Silang (Crossword puzzle)
Adapun langkah pembelajaran strategi pembelajaran Crossword Puzzle adalah sebagai berikut     :
a)      Langkah pertama adalah mencurahkan gagasan (Brainstorming)  beberapa istilah atau nama-nama kunci yang berkaitan dengan pelajaran  studi yang telah anda selesaikan.
b)      Susunlah Teka-Teki Silang sederhana yang mencakup item-item  sebanyak yang anda peroleh. Hitamkan kotak yang tidak anda perlukan  ( catatan: jika terlalu sulit untuk membuat Teka-Teki Silang, diselingi dengan item-item yang menyenangkan, yang tidak berkaitan dengan pelajaran).
c)      Buatlah contoh-contoh item-item silang gunakan diantara macam- macam berikut ini :
·         Definisi Pendek (Tes yang digunakan untuk menentukan reliabilitas).
·         Kategori yang sesuai dengan item.
·         Contoh ( frase a pleasant peace adalah contoh untuk ini…)
·         Lawan kata ( lawan dari demokrasi)
·         Bagikan Teka-Teki Silang ini kepada peserta didik baik secara individu  maupun kelompok.
d)     Tentukan batasan waktu.[3]

c.       Karakteristik materi yang cocok dalam menggunakan strategi pembelajaran Teka Teki Silang (Crossword puzzle) sebagai berikut :
Pembelajaran Crossword Puzzle ini sangat cocok diterapkan pada materi yang bersifat teori yang berbentuk pengenalan suatu alat maupun nama-nama asing karena dalam pembelajaran ini siswa dilatih untuk mengingat, memahami serta mencocokkan kata sesuai nama dan fungsi alat tersebut, sebagaimana yang dikemukakan oleh Cahyo (2011:63) yaitu Pada dasarnya, teka-teki silang merupakan kegiatan mengingat, mencari dan mencocokkan kata yang pas-tidak hanya sesuai dengan jawabannya, tetapi juga jumlah kotak yang disediakan.
Pembelajaran Crossword Puzzle dapat diterapkan sebagai salah satu strategi di dalam pembelajaran seperti yang dikemukakan oleh Zaini (2008:71). Teka-teki dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang baik dan menyenangkan tanpa kehilangan esensi belajar yang sedang berlangsung.[4]
B.     Penerapan Strategi Pembelajaran Teka-teki Silang (Crossword puzzle)
Mata Pelajaran                        :  IPA / Sains
Kelas                                       :  IV (empat)
Semester                                  :  II
Materi Pembelajaran               :  Perubahan Kenampakan Bumi dan Benda     
                                             Langit
Standar Kompetensi                :  Memahami Perubahan Kenampakan  
                                              Permukaan Bumi dan     Benda Langit
Kompetensi Dasar                   :  Mendeskripsikan Perubahan Kenampakan
                                              Bumi
a.      Kegiatan Pembelajaran
1)      Pendahuluan
Apersepsi dan Motivasi :
a)      Guru menyampaikan imdikator dan kompetensi yang diharapkan.
b)      Memahami kembali peta konsep tentang perubahan kenampakan bumi dan benda langit.
2)      Kegiatan inti
a)      Guru mencurahkan gagasan  beberapa istilah atau nama-nama kunci yang berkaitan dengan pelajaran  studi yang telah di ajarkan.
b)      Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
c)      Guru membagikan kertas yang berisikan table teka-teki yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
d)     Guru menentukan batasan waktu untuk siswa bekerja secara kelompok mengisi table teka-teki tersebut.
3)      Kegiatan penutup
Menarik kesimpulan    :
Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi atau soal-soal yang sudah di kerjakan oleh siswa.
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
            Dalam memilih suatu strategi, hendaknya dapat mengajak peserta  didik untuk belajar secara aktif . Strategi merupakan suatu rencana tentang cara-cara pendayagunaan dan penggunaan potensi dan sarana yang ada untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran terdapat beberapa strategi pembelajaran, salah satunya adalah strategi Teka Teki Silang (TTS).
            Strategi pembelajaran Crossword Puzzle adalah suatu strategi  yang menggunakan permainan Teka-Teki Silang dalam pembelajaran aktif (Active Learning) yang dikembangkan oleh Melvin Silberman. Pembelajaran Crossword Puzzle ini sangat cocok diterapkan pada materi yang bersifat teori yang berbentuk pengenalan suatu alat maupun nama-nama asing.








                             

DAFTAR PUSTAKA

Silberman  Melvin L. 2009 .Active Learning. Yogyakarta ; Pustaka Insan Madani
Zaini Hisyam, dkk, 2008 ,Strategi Pembelajaran Aktif, Yogyakarta: Insan Madani
Sanjaya Wina, 2006, Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi,  Jakarta: Kencana Prenada Media Group,cet 2
file:///C:/Users/Oby/Documents/Downloads/1402-3161-1-SM.pdf





[1] Wina Sanjaya, Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi,  (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006),cet 2, h. 99.
[2] Hisyam Zaini, dkk, Strategi Pembelajaran Aktif, (Yogyakarta: Insan Madani, 2008), h. xvii.
[3] Melvin L Silberman, Active Learning, ( Yogyakarta ; Pustaka Insan Madani, 2009), 246
[4] file:///C:/Users/Oby/Documents/Downloads/1402-3161-1-SM.pdf